Langsung ke konten utama

Penguasa Angkara Murka

--------------------------------------------
Adakah kita megingat
Seorang Himada pernah berbahasa
Tak satupun kata yang lahir adalah dusta
Dia bukan Malaikat, melainkan lebih mulia bagi-Nya
.
Wadah kata-nya berucap..
Sungguh akan tiba untuk kita
Sebuah bencana amat dahsyat
Saat lahirnya serempak dusta
Bersama tahta, sutera, dan wanita
.
Seorang Imam,
Seenggok Menteri,
Sepenggal Gubernur,
Setubuh Presiden, untuk kita..
Duduk penuh wibawa murka
.
Mereka...
Mereka Singa itu, Serigala itu, Anjing itu..
Oh, Himada..
Inikah semua yang kau dahulu maksudkan
Akan datang kepada ummat-mu kelak
.
Setiap pagi menjadi,
Anjing-anjing itu menjilat atas nama Agama
Kala senja tiba,
Singa-singa itu mengaung tanpa peduli iba
Oh, kita..
Cepat atau lambat senja akan pergi
Kegelapan malam akan lahir kembali
Saat itu, saat semesta hening tanpa kata
Serigala-serigala itu melolong asyiknya
Mencabik-cabik udara, mengusik cinta kita..
.
Oh, kita..
Hanya segenggam bernyawa
Lemah tak berdaya
Bagaimana kita akan hidup?
Bagaimana kita akan bahagia?
Kita hanyalah seekor kambing gempal
Disekeliling kita semua karnivora
Kapanpun hendak menerkam tanpa ampun
Segala penjuru yang ada penuh irisan kepedihan
Terperangkap janji-buta mereka-mereka
.
Oh, siapakah gerangan yang membangun kursimu, Bu, Pak?
Kita! Diri yang Tuhan takdirkan tak banyak kuasa.
.
Tuhan, kami membutuhkan tentara yang engkau turunkan dahulu..
Saat Himada tanpa takut menyerang
Kala Badar-Qubro menggelegar
Untuk kami, kami memohon segera engkau perintahkan.
.
*Swallow-Biru*
(Kuningan, 2 Mei 2017)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TEKNIS, TRIK, DAN TIPS M2IQ (MKTQ) PADA PERGELARAN MTQ

  Apa sih M2IQ? M2IQ atau Musabaqah Menulis Makalah Ilmiah Al-Qur’an merupakan salah satu cabang dalam kontestasi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ).  M2IQ ini adalah salah satu cabang yang paling kompleks dan peminatnya tidak cukup banyak. Khususnya di daerah-daerah yang “kecil”.  Perlombaan ini sangatlah berbeda dengan cabang atau mata lomba lainnya karna waktu yang digunakan lumayan cukup lama serta tata cara mengikuti perlombaan sangatlah variatif. Perlombaan ini benar-benar menantang, selain para peserta harus menuangkan ide-idenya dalam tulisan serta mencari sebuah kalimat pendukung dari Al-Qur’an. Oh, ya. M2IQ juga biasa dikenal dengan istilah lain, yakni MMQ (Musabaqah Menulis Al-Quran), M2KQ (Musabaqah Menulis Kandungan Al-Qur`an), MKTQ (Musabaqah Karya Tulis Al-Qur`an), atau sebagaimana update terbaru disebut MKTIQ (Musabaqah Karya Tulis Ilmiah Al-Qur`an. Meskipun istilahnya berubah-ubah, namun pada substansi teknis perlombaannya tidak banyak mengalami perubahan....

Akankah?

Sebuah Puisi Kehidupan     Akankah aku selalu seperti ini? Setiapnya aku terhina, aku unjuk rasa Aku katakan pada Tuhan, “Sekejam inikah takdirMu? Sepedih inikah keadilanMu?” “O, Tuhan..” “Hendaklah kau bahagiakan hatiku. kau tumbuhkan bunga-bunga kehidupan disekitarku.. tidak seperti.ini...tidak dengan pukulan-pukulan ini.” Sampai kapan? Hingga nafas tersengal Saat ajal bukan ratapan lagi Akankah aku sadar dan bergumam, “Laa-ilaaha-illa-Allah.. Ampuni kesombonganku.. Ampuni kelancanganku seolah mengatur kuasaMu..” “Aku kembali pada perintahMu, Tuhan.. Aku pasrah, semua adalah kehendakMu.. Aku yakin, semua adalah yang terbaik.. Terima aku dalam pangkuanMu..” Akankah? Akankah? Akankah sedramatis itu.. Tuhan, tegur aku sejak sajak ini selesai kutulis.. Kumohon, jangan nanti..  

Dan Hilang..

Sebuah puisi cinta Seperti petuah orang dulu Mencintai memang tak selamanya harus memiliki Memang.. Cinta akan tetap suci meski tak dimiliki Cinta akan tetap bergulir meski air sudah berhenti mengalir Cinta pun akan tetap masyuk meski mata sudah mulai mengantuk Tetapi sesak takkan pernah terelakkan Ketika mata dipaksa menyaksikan Sosok yang dicinta syahdu dalam kebahagiaan Bersama dunianya, lalu berpelukan Mencintai dalam kegonjang-ganjingan Namun apa daya Tak banyak yang dapat dilakukan Selain menggenggam erat rasa yang sudah melahirkan kenangan Tetapi tidak untuk setiap saat dikhayalkan Biarkan ia gugur dengan sendirinya Menyelam, lalu tenggelam ditelan keremangan Dan hilang..