Coelho mengajarkanku untuk tunduk dan hormat kepada hati dan jiwa, pun percaya kepada alam dan cinta. Maka, di sinilah diriku, Anindya. Mempersembahkanku untukmu, karenanya tak hentinya aku merindu. /1/ Ketika Kau Mengetuk Pintu Kata Aku sudah bilang, kau firdaus. Kau Adanu Suwarga, sementara aku adalah ahengkara yang haus. Aku adam, kau wujud ahung tak terbendung. Maka ketika kataku kering, kau mengetuk-ngetuk dadaku dengan lentik ayunan jarimu yang hening. Kau jantung kata, aku hamba anitya; meski hancur lebur diriku kelak, kau akan tetap semarak. /2/ Cawan Seorang Asmarawan Untuk tahu sedalam apa kau menghunjam hatiku, tatap bintang itu. Jatuh ia ke mataku hingga palung kalbu. Pejamkan saja mata indahmu itu, bayangkan saja kau sedang ngopi di Mauna Kea, atau Death Valley, atau Alaska. Biar aku menyentuhmu lewat malam yang nalam, dan sungguh akan kubangun rasi puisi di langit matamu yang pejam. Kau membaca puisiku dan selalu menerka-nerka apa maksudnya, kau tenggelam...
Dalam kehidupan di zaman modern ini, dunia banyak diisi oleh generasi milenial—yang lahir antara tahun 1980-an dan 2000-an , perkembangan teknologi informasi sudah layaknya air yang terus mengalir dari hulu hingga hilir dan tidak ada habisnya, teknologi informasi semakin tumbuh subur. Akan tetapi air yang mengalir pun tidak semuanya jernih, banyak pula air yang mengalir namun kotor dan menjijikkan. Demikian juga teknologi informasi, tidak semuanya mengandung kejernihan isi, namun banyak pula yang tidak memiliki esensi bahkan buruk dan menghancurkan. Oleh karena itu, untuk mengimbangi perkembangan teknologi informasi saat ini memang sangat dibutuhkan semacam penyaring (filter) untuk memperoleh dan memanfaatkan teknologi informasi dalam hal-hal yang bermanfaatnya saja bagi kehidupan dan segala aspeknya Hemat saya, hal yang paling utama untuk dilakukan dalam upaya penyaringan perkembangan dunia informasi tersebut adalah dengan mampu dan tanggap dalam mengolah informasi dan pengetahuan unt...