Temen-temen Ahli baca sembari ngopi rohimakumullah..
Semua hal selain Dia adalah keluwesan, alias mengandung unsur fleksibelitas atau mutaghoyyir. Termasuk hidup. Ya, hidup kita ini.
Banyak mulut2 manusia yang berkata bahwa, "hidup ini kejam, hidup ini sulit" bahkan sampai2 menyalahkan Dia, "Tuhan mah gak adil sama hidup saya, dsb.." duh, akhirnya dikabulin kan omongannya sama Allah. Hidupnya jadi susah, hidupnya jadi makin sering didzholimi. Jadilah mereka orang susah.
Allah pernah berfirman dalam hadits qudsi-Nya,
أَنَا عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِى بِى
Aku (Allah) sesuai dengan persangkaan hamba pada-Ku.(Muttafaqun ‘alaih)
Nah, makannya jangan suudzon sama Allah. Kurang baik apa Allah sama kita? Kurang bijak apa Allah sama kita?
Allah mah maha bijak, kalah jauh lah Mario Teguh mah. Allah bijak banget saat kita Dikasih tidur sama Allah, lebih bijak lagi saat Allah bangunkan kita di pagi hari buat wujudin mimpi2 kita. Allah kasih kehidupan buat kita.
Lah, balesannya apa? Kita mah malah suudzon sama Allah. Nganggep Allah gak adil, gara2 kita ngerasain pedihnya jadi tukang nyari2 rongsokan, tidur cuma di pelataran koran2, sementara yang lain hidup bermegah-megahan
Kadang2 juga kita yang hidupnya udah dibanjiri kemewahan malah lebih2 kufur nikmat sama Allah. Disenggol dikit rekan bisnisnya demo sama Allah, mobil vw classicnya digondol maling marah2 sama Allah, padahal masih banyak mobil2 yg lainnya.
Kadang2 juga kita yang hidupnya udah dibanjiri kemewahan malah lebih2 kufur nikmat sama Allah. Disenggol dikit rekan bisnisnya demo sama Allah, mobil vw classicnya digondol maling marah2 sama Allah, padahal masih banyak mobil2 yg lainnya.
Kalo kita nganggep hidup kita susah, hidup kita musibah, hidup kita masalah, yaudah deh jadilah kenyataan anggapan2 kita itu.
Kalo ada masalah, ya hadapi. Bukan malah nyangka gak bener sama Allah.
Intinya, luwes saja menjalani hidup kita ini. Banyak2 bersyukur sama Allah. Banyak2 memuji Allah, meskipun Allah gak butuh sama pujian kita tapi Allah seneng loh sama hambanya yang muji2 Dia terus. Alhamdulillaah.
Intinya, luwes saja menjalani hidup kita ini. Banyak2 bersyukur sama Allah. Banyak2 memuji Allah, meskipun Allah gak butuh sama pujian kita tapi Allah seneng loh sama hambanya yang muji2 Dia terus. Alhamdulillaah.
Kalo nganggep hidup ini musik, ayo mainkan, nyanyikan. Kalo nganggepnya hidup adalah tantangan, ayo hadapi, siapa takut.
Dan buat saya pribadi, hidup ini adalah cinta, maka saya akan menikmatinya.. Ya, sebagaimana saya menikmati cinta pada lawan jenis. *eh
Tapi tetep, kebahagiaan yang hqq adal mencintai sang pencipta kehidupan, Allah Swt. dan sosok penerang kehidupan, Muhammad Saw.
*Ayi Yusri Ahmad Tirmidzi*

Komentar
Posting Komentar
Silakan komentar secara bijak dan indah..