-Jejak-
Aku teriak lebih dahulu sebelum mentari itu bangun
Aku menggigil lebih awal sebelum dia menyentuhnya
Aku terduduk lebih khusyuk sebelum dia menertawakan hidupnya
Aku bersujud lebih lama sebelum dia menangisi khilafnya
Aku menggigil lebih awal sebelum dia menyentuhnya
Aku terduduk lebih khusyuk sebelum dia menertawakan hidupnya
Aku bersujud lebih lama sebelum dia menangisi khilafnya
Tuhan, mengapa dia bahagia dan aku sengsara?
Tuhan?
Mengapa dia mencinta dan aku menghina?
Tuhan?
Mengapa dia mencinta dan aku menghina?
Apakah mataku yang dengan gagah menatap kalam-Mu tidak engkau cintai?
Apakah tubuhku yang ringkih dan mengigil dicabik sang hantu pagi tidak engkau kasihi?
Apakah tubuhku yang ringkih dan mengigil dicabik sang hantu pagi tidak engkau kasihi?
Oh, Tuhan... Oh, Tuhan...
Aku salah!
Aku sombong!
Aku melangkahi kuasa-Mu!
Ampuni aku, Tuhan...
Aku salah!
Aku sombong!
Aku melangkahi kuasa-Mu!
Ampuni aku, Tuhan...
Cirebon, 21 Juli 2017.
Komentar
Posting Komentar
Silakan komentar secara bijak dan indah..