Diantara Hening yang Bening
Sebuah puisi kehidupan
Di warung
kopi depan kampus
Semilir
angin berhembus
Meski tak
segar namun keringat cukup terhapus
Aku duduk
bersama ketegaran dan jiwa yang selalu haus
Di
hadapanku terparkir satu gelas kopi Good Day
coklat
Dan
butiran es yang mengambang bergoyang menunggu saat tubuhnya wafat
Setelah
mencair, mungkin tubuhnya bergulir bersama air
Tapi jiwa
dan ruh kesegarannya tetap hidup diantara dahaga yang semakin getir
Setiap
hari aku sempatkan menikmati kesendirian diantara jalanan yang penuh kehidupan
Memandang
banyak orang yang sepertinya sedang sibuk mencari perhatian Tuhan
Ada yang
sendirian berjalan atau hanya sekadar duduk menelan lamunan
Ada yang
berpasangan sehingga senyum diantaranya tak tertahankan
Uh,
Ada-ada saja kelakuan yang orang perankan
Karena itu
lah aku memilih bersanding bersama keheningan
Ternyata
jarang orang yang nyaman bersama kesepian
Aku selalu
mencari hal-hal yang berbeda
Karena aku
tahu hidup ini tak selalu sama
Setiap
orang berhak tertawa dengan banyak cara
Meski
kerap diawali dengan berbagai macam duka
Prinsip
hidup tetap harus dijaga
Bersama
hening, aku yakin hidup ini akan bening.

Komentar
Posting Komentar
Silakan komentar secara bijak dan indah..