Sebuah Puisi Cinta
Selamat
menimang senja, Kawan..
Otakmu belum
ada apa-apanya dibanding fikirku
Saat dimana
kau memandang lembayung bak nestapa
Aku sudah
terlebih dahulu pernah mengutuknya
Benci akan
keremangan senja yang datang bersama cinta
Saat ini
aku perhatikan kau melaknat perasaanmu sendiri
Jika kau
anggap aku sok tahu, kau salah besar!
Pengalamnku
akan rasa jauh diatas anganmu
Asal kamu
tahu, Kawan..
Aku pernah
runtuh dihajar rasa
Aku pernah
jatuh dihantam duka cita
Hanya karena
makhluk itu
Makhluk
yang kita namakan “cinta”
Cinta yang
tidak seharusnya dirasa pada selain-Nya..
Kau perlu
tahu tentang duka mendasar ini
Duka yang
pernah menenggelamkan asaku memeluk semesta
Mimpi-mimpi
yang aku rajut setiap aku melangkah
Seketika
itu terbakar panah asmara
Indah memang..
Indah yang
berujung derita
Selamat
menjelma gila, Kawan..
Anganku
bersama bayang kelammu..

Komentar
Posting Komentar
Silakan komentar secara bijak dan indah..